• Categories

  • Archives

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 354 other followers

  • Blog Stats

    • 10,380 hits
  • Site Meter

  • Twitter Updates

Kenapa negara Indonesia tidak maju-maju????


Karena rakyat Indonesia sejak dini sudah didoktrin dengan lagu2 yang
tidak bermutu & mengandung banyak kesalahan, mengajarkan kerancuan, Dan
menurunkan motivasi.

Mari Kita buktikan :

Lagu pertama:

“Balonku Ada 5… Rupa-rupa warnanya… Merah, kuning, kelabu…..
Merah muda Dan biru …
Meletus balon hijau , dorrrr!!!”
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna
hijau?
Jadi jumlah balon sebenarnya Ada 6, bukan 5 ! -:)

    Lagu kedua: 

    “Aku seorang kapiten… Mempunyai pedang panjang…
    Kalo berjalan prok..prok.. Prok… Aku seorang kapiten!”
    Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait
    Kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) Harusnya dia tetap
    konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia
    bernyanyi : “mempunyai sepatu Baja (bukan pedang panjang).. Kalo berjalan
    prok..prok. . Prok..” nah, itu baru klop!
    Jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi :
    “mempunyai pedang panjang… Kalo berjalan ndul…gondal. .gandul.. Atau
    srek.. Srek.. Srek..” itu baru sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!

    Lagu ketiga:

    “Bangun tidur Ku terus mandi.. Tidak lupa menggosok gigi.. Habis mandi
    Ku tolong ibu.. Membersihkan tempat tidurku..” Perhatikan setelah habis
    mandi langsung membersihkan tempat tidur.
    Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam
    menyelesaikan tugasnya Dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si
    anak pakai baju dulu Dan tidak langsung membersihkan tempat tidur
    dalam kondisi basah Dan telanjang!

    Lagu keempat:

    “Naik-naik ke puncak gunung.. Tinggi.. Tinggi sekali..kiri kanan
    kulihat saja.. Banyak pohon
    Cemara..2X”
    Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat Dan
    motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang
    tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki
    lalu jadi bingung Dan gak tau mau berbuat apa, bisanya cuma noleh ke
    kiri ke kanan aja, gak maju2!

    Lagu kelima:

    “Naik kereta api tut..tut..tut. . . Siapa hendak turut ke Bandung ..
    Sby.. Bolehlah naik dengan percuma..ayo kawanku lekas naik.. Keretaku tak
    berhenti lama”
    Nah, yg begini ini yg parah! Mengajarkan anak-anak kalo sudah
    Dewasa maunya gratis melulu.
    Pantesan PJKA rugi terus! Terutama jalur Jakarta-Malang Dan
    Jakarta-Surabaya!

    Lagu keenam:
    “Di pucuk pohon cempaka.. Burung kutilang berbunyi.. Bersiul2 sepanjang
    Hari dg tak
    Jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li.. Li..li..”
    Ini juga menyesatkan Dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg
    Sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. Cuit!
    Kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara
    lagu anak2 dgn presenter Agnes Monica waktu dia masih kecil adalah tra
    la la tri li li!), bukan burung!

    Lagu ketujuh

    “Pok am¨¦ am¨¦.. Belalang kupu2.. Siang makan nasi, kalo malam
    minum Susu..”
    Ini jelas lagu dewasa Dan tidak konsumsi anak2!
    Karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan
    anak Kecil.
    Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem
    ya Minum susu!

    Lagu kedelapan

    “Nina bobo Nina bobo oh Nina bobo… Kalau tidak bobo digigit nyamuk”
    Menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 Indonesia diajak tidur dgn
    lagu yg penuh nada mengancam. Dan justru waktu tidur Kita sering digigit
    nyamuk

    Lagu kesembilan:

    “Bintang kecil dilangit yg biru…”
    Ini menunjuk pada sesuatu yang tidak pada kenyataan Dan membingungkan
    Bintang khan adanya malem, lah kalo malem kok warna langitnya biru?
    Lagu Kesepuluh:

    “Ibu Kita Kartini…harum namanya”
    Mana yang benar… Tidak pernah memperoleh penjelasan Ibu Kita itu
    namanya Kartini atau Harum?

    Lagu kesebelas:

    “Pada Hari minggu kuturut ayah ke kota …naik delman istimewa kududuk
    di muka”
    Apakah memang anak harus duduk di depan? Seperti Kita lihat mereka yang
    menggunakan sepeda motor sekarang ini…. Anak selalu di depan

    Lagu keduabelas

    “Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun Kita…”
    Kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang MO bikin sumur?
    Mungkin yang inilah yang membuat Kita-Kita ini semua sekarang menjadi orang
    yang tidak bisa berpikir jernih.

    (Cerita lucu)

4 Responses

  1. Ngga tau lagu siapa. Pas nulis comment kok ada iklan lagu itu di tipi, ya tak tulis aja.
    Kalau sinetron, maap saya tidak pernah menonton dan tidak menyarankan anak-anak kecil untuk menonton. Mending diajak baca buku bareng aja, atau main bersama daripada diajak nonton sinetron bersama.
    Tinggal paknya sama maknya aja yg harus menyaring, betul tidaak??

    • Bude effie,

      Waaah korban lagu di tipi juga neh ceritanya. Kalo aku she lihatnya pas lagu “cinta satu malam” saja. Dan “keong racun”.

      Maksutku tuh kalo di salah satu statiun tipi filmnya itu2 aja dan diulang2. Contoh krisna dan upin ipin. Dan kurang mendidik juga. Tapi lebih baik lah daripada sinetron.

      Wasalam,

  2. Bu guru TK,

    Betul betul betul…

    Tapi kok yg km contohin lagu dengan menghapus bibir…lagu siapa itu???

    Sekarang acara tv ya sinetron semua. Camila, putri yg ditukar, apalagi aku gk hapal. Dr acara itu, mana yg mendidik?? Disatu statiun TV film cartun-nya itu2 mulu…diulang2 lagi. Ini jg tdk mendidik.

    Salam,
    Varra

  3. Kalau mo ngritik yg membangun dong…. Bikin lagu buat anak-anak yang masuk akal, bisa diterima anak-anak dan tidak mengajarkan kesalahan/kerancuan dan meningkatkan motivasi anak… Lagian yang lagu balonku itu salah tuh… Warnanya: hijau kuning kelabu.. merah muda dan biru… tuh, ada hijaunya kan….
    Daripada ga ada lagu anak-anak, lagunya orang-orang dewasa mulu yang ngajarin cinta-cintaan remaja & dewasa… contohnya.. kuhapus bibirnya dari bibirmu dengan bibirku.. lagu apaan niiihhhh…. mending menanam jagung, menjadi kapten, jalan-jalan ke gunung, ngerjain kerjaan rumah…
    Betul tidaaaaakkk…. ???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: