• Categories

  • Archives

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 354 other followers

  • Blog Stats

    • 10,380 hits
  • Site Meter

  • Twitter Updates

GAYUS TEBAR DUIT PANAS DI PENJARA


Berita dari Koran Tempo Online hari ini

Markas Besar Kepolisian RI akhirnya mengakui bahwa terdakwa kasus mafia pajak, Gayus H. Tambunan, bisa keluyuran karena ulah Kepala Rumah Tahanan Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Komisaris Iwan Siswanto beserta lima anak buahnya. “Semuanya menerima suap dari Gayus,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Iskandar Hasan di Markas Besar Polri kemarin.

Keenam polisi itu kemarin telah ditahan dengan status sebagai tersangka penerima suap.

Sebagai pemimpin, menurut Iskandar, Iwan mendapat bagian terbesar: Rp 50-60 juta. Lima brigadir polisi bawahan dia menerima Rp 5-6 juta. “Setiap anggota mendapat Rp 1-1,5 juta tiap kali Gayus izin keluar rumah tahanan,” kata Iskandar.

Iskandar tidak memastikan apakah suap Rp 60 jutaan itu merupakan tarif sekali keluar tahanan atau upeti total yang diterima polisi. Yang pasti, Gayus bebas keluar-masuk penjara sejak Juli lalu.

Bagi Gayus, bekas pegawai golongan III-A di Direktorat Jenderal Pajak, uang puluhan juta memang tidak seberapa. Saat menjadi terdakwa kasus rekening mencurigakan pada 2009, misalnya, Gayus mengaku mengucurkan uang Rp 20 miliar melalui pengacaranya, Haposan Hutagalung.

Di persidangan, Gayus menyebutkan, duit Rp 20 miliar itu untuk membayar polisi, jaksa, hakim, dan pengacara. Hasilnya, dalam kasus rekening Rp 28 miliar itu, Gayus hanya divonis satu tahun penjara tanpa harus menjalani kurungan.

Anggota Komisi Kepolisian Nasional, Adnan Pandu Praja, mengatakan Gayus sangat licin dan cerdik dalam mengakali hukum. Adnan pun menyamakan Gayus dengan gembong teroris Noor Din M. Top. “Hanya berbeda jenis kejahatannya,” kata Adnan kemarin. Dianing Sari | Febriyan | Jajang


GAYUS DAN FULUS

Gayus Tambunan dan fulus adalah kombinasi “hebat”. Berkat fulus, penjara tak pernah mengekang Gayus Tambunan. Dia ditahan sejak Juli lalu sebagai terdakwa kasus mafia pajak. Dia bisa keluar tahanan saban pekan. Itu tentu tidak gratis. Inilah suap yang diakui polisi.

Rp 50-60 juta
Untuk kepala rumah tahanan.

Rp 5-6 juta
Untuk penjaga rumah tahanan.

Rp 1-1,5 juta
Untuk penjaga setiap kali keluar tahanan.

AKSI GAYUS 2009
Gayus menyerahkan uang Rp 20 miliar kepada pengacaranya, Haposan Hutagalung, untuk dibagikan kepada:

Rp 5 miliar
untuk polisi

Rp 5 miliar
Untuk hakim.

Rp 5 miliar
Untuk Jaksa

Rp 5 miliar
Untuk pengacara.

 

(Diambil dari koran tempo online…)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: