• Categories

  • Archives

  • Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 354 other followers

  • Blog Stats

    • 10,380 hits
  • Site Meter

  • Twitter Updates

Untuk para gadis yg ingin suami kaya….


LumbungIlmu; Seorang gadis mengirim surat ke sebuah majalah terkenal. Gadis tersebut sangat cantik dan sangat populer di lingkungan sekitarnya. Karena dianggap unik, majalah terkenal tersebut lalu memuat tulisan itu dengan judul “Apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan pria kaya?”. Demikian surat gadis cantik tersebut:

Anda mungkin berpikir saya matre, tetapi persyaratan yang saya ajukan tersebut sebenarnya sangat wajar. Tahukah Anda jika penghasilan 1 juta dollar per tahun hanya dianggap sebagai kelas menengah di New York? Saya hanya mengajukan syarat separuhnya sehingga saya kira cukup masuk akal.

Adakah diantara pembaca majalah ini yang punya penghasilan minimum 500 ribu dollar per tahun? Apa kalian mau menikah denganku? Yang ingin saya tanyakan ialah apa yang harus saya lakukan untuk menikahi orang kaya seperti Anda?

Pria terkaya yang pernah kencan dengan saya hanya berpenghasilan 250 ribu dollar per tahun. Saya yakin Anda tahu, penghasilan segitu tidaklah cukup untuk hidup di pemukiman elit City Garden, NewYork.

Dengan kerendahan hati, saya ingin menanyakan di mana saya bisa bertemu pria lajang kaya? Pria umur berapa yang harus saya cari? Kenapa kebanyakan istri orang-orang kaya hanya berpenampilan ‘standar’? Saya pernah bertemu dengan beberapa wanita yang memiliki penampilan ‘tidak menarik’, tetapi mereka justru mendapatkan pria kaya.

Bagaimana cara Anda, para pria kaya, mengambil keputusan siapa yang kelak menjadi istri dan siapa yang hanya pantas menjadi pacar?

(Si Cantik)

.

Tidak disangka, tulisan yang berisi banyak tantangan tersebut ditanggapi oleh banyak pria kaya dengan serius. Di bawah ini adalah balasan dari seorang pria kaya yang bekerja di Finansial Wall Street:

.

Saya sangat bersemangat saat membaca surat Anda. Saya rasa banyak gadis di luar sana yang punya pertanyaan sama dengan Anda. Ijinkan saya untuk menganalisa situasi yang Anda alami, tentunya dari sudut pandang seorang profesional. Penghasilan saya per tahun lebih dari 500 ribu dollar, sesuai dengan syaratmu, jadi saya tidak main-main dengan balasan saya ini.

Menurut saya, jika dipandang dari sisi bisnis, menikahi Anda adalah sebuah keputusan yang salah. Jawabannya mudah, Saya akan coba menjelaskannya.

Saya menarik kesimpulan bahwa Anda telah menempatkan “kecantikan” dan “uang” adalah dua hal yang sederajat, di mana Anda mencoba menukar kecantikan dengan uang. Pihak A menyediakan kecantikan dan Pihak B membayar untuk itu, hal yang masuk akal. Tetapi, ada masalah besar di sini, yaitu kelak kecantikan Anda akan hilang. Faktanya, penghasilan saya mungkin akan meningkat dari tahun ke tahun, tetapi Anda tidak akan bertambah cantik tahun demi tahun. Dan sebagai seorang pebisnis saya tidak akan merelakan uang saya hilang tanpa alasan yang jelas.

Jika dipandang dari sudut ekonomi, saya adalah aset positif yang selalu meningkat dan Anda adalah aset negatif yang selalu menyusut atau liabilitas. Bahkan, saya bisa berkata bahwa penyusutan aset yang Anda miliki bukan hanya penyusutan normal, tetapi penyusutan eksponensial. Jika Anda menganggap kecantikan sebagai aset, tentunya nilai Anda akan sangat mengkhawatirkan 10 tahun mendatang.

Setiap aset selalu memiliki nilai tukar. Kecantikan Anda juga memiliki nilai tukar. Berdasarkan aturan yang kita gunakan di Wall Street, jika nilai tukar sebuah aset selalu turun maka aset tersebut harus segera dilepaskan. Menyimpan aset menurun dalam jangka waktu lama adalah ide yang sangat buruk. Maaf jika terdengar kasar, tetapi semua pria kaya tahu bahwa setiap aset dengan nilai depresiasi besar harus segera dijual atau setidaknya “disewakan”.

Anda seharusnya tahu bahwa pria dengan penghasilan lebih dari 500 ribu dollar per tahun pasti bukanlah pria bodoh. Kami mungkin mau berkencan dengan Anda, tetapi tidak untuk menikahi Anda. Saya menyarankan agar Anda melupakan saja ide untuk mencari cara menikahi pria kaya. Lebih baik Anda menjadikan diri Anda orang kaya dengan pendapatan lebih dari 500 ribu dollar per tahun. Hal ini lebih bagus daripada mencari pria kaya bodoh yang mau menikahi Anda.

Mudah2an balasan ini dapat membantu. Jika Anda tertarik dengan servis “sewa pinjam”, silahkan hubungi saya.

(J.P. Morgan)**

(Diambil: mailing list)

6 Responses

  1. hah…mana ada pria kaya mau menikah otak dan hati doang, bang anto…kalau dipandang untung rugi, ya lebih rugi menikah sama perempuan gendut, pendek, jelek, item lagi walau mrk otaknya cerdas dan hatinya baik, setidaknya mrk yang langsing, putih dan cantik ga malu2in kalo dibawa ke kondangan. perkara nti dengan berjalannya umur mrk akan menjadi menua, keriput, jelek dan gendut…paling2 akan dibuang ke tong sampah hehehe…(ini kalo memakai logika, bung)…
    dan sayangnya di dunia ini aneh bin ajaib kalau berbicara ttg sebuah cinta dan rasa yang diciptakan Tuhan pada diri manusia. bisa berbanding terbalik 180 derajat lah….

    • Bu gendut dan putih (hehehehe…masih untung khan, walau gendut tp sedikit putih)….

      Didunia ini tdk ada yg sempurna. Kalo boleh memilih, cari istri ya yang hatinya sebaik khodijah, cantiknya seperti ratu bilqis dan otaknya seperti cleopatra (julius caesar aja takluk)…tp apa ada???

      Setuju tak bu gendut yang putih??? Wkwkwk…

      • wkwkwk…untung gw termasuk gendut, item, jelek, pendek lage, tapi banyak doku dan cerdas yang pasti qiqiqi…jadi ga masuk dlm kategori lw….paling2 masuk kategori klo diajak kongkow2 ngabisin duit gw doang lw bang, baru ajak gw…
        dalam sebuah rasa yang tergenggam bukan saja logika dan ilmu hitung untung rugi, tetapi sebuah rasa yang terengkuh dalam haru birunya sebuah kehidupan.
        cinta terkadang dan seringkali terbungkus dengan ukuran fisik, tetapi kadang seringkali pula Tuhan tidak memberikan semua pinta kita, karena DIA tahu bahwa manusia disamping ruh ada jiwa (yang banyak lawamah hehehe)….

      • Bu ayu yg cantik…

        Waah dalam kata-katanya. Mau tanya neh bu. Apa she bedanya ruh dan jiwa???

        Wasalam,

  2. yang bales aneh juga ya, kalo misalnya dia ga minat kenapa harus balas surat nya🙂

    • Rian

      Khan pembelajaran kepada semuanya… Jadi aset yg terpenting bukan di wajah dan body, tetapi otak dan hati.

      Siapa tau dia mau disewa, makanya dibalas…gitu loh hehehe…

      Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: